Sabtu, 03 Januari 2009

Kebohongan WTC

5 tahun yang lalu, Tanggal 11 September …..
Tragedi WTC ada dalam QS. At Taubah

Qs. At Taubah ayat 109, sbb (Terjemahan ) :
Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam. Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang Zalim. 

Disitu disebutkan keruntuhan sebuah bangunan karena yang mendirikannya adalah orang -orang yang zalim. Pada surat At Taubah diatas telah disebutkan kata “JURUFIN HAR” yang oleh ulama tafsir dulu diterjemahkan sebagai “ditepi jurang yang runtuh” ternyata 14 abad kemudian kata tersebut menjadi nama sebuah jalan dikota New York tempat berdirinya WTC, yaitu : Jalan JERF HAR. 

Gedung WTC runtuh pada tanggal 11-9-2001. Mari kita lihat beberapa kesamaan (yang mestinya bukan hanya kebetulan semata) : 
Tanggal 11 adalah tanggal terjadinya tragedi WTC, apakah suatu kebetulan bila surat At Taubah terletak pada juz ke 11. 
Bulan terjadinya tragedi itu adalah bulan September (bulan ke 9), apakah secara kebetulan jika surat At Taubah berada pada urutan ke 9 dari Alquran,
Tahun terjadinya tragedi itu adalah tahun 2001, apakah secara kebetulan pula bila jumlah huruf dalam surat At Taubah terdiri dari 2001 huruf.
Jumlah tingkat di gedung WTC ada 109 tingkat, sekali lagi apakah mungkin kebetulan - berulang sampai 4 kali - bila hal tersebut sudah tertuang dalam QS At Taubah ayat 109. 

Subhanallah, Maha Suci Allah dan sungguh benar Muhammad adalah Rasul-Mu ! 

Sungguh benarlah firman-Mu : “Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru langit dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar …. (Al Qur’an, surah Al Fushshilat 53) 

Ternyata Allah telah memberikan khabarnya 14 abad yang lalu tanpa diketahui oleh manusia …

***

Kemudian ada tanggapan dan sumbang saran nasehat seperti berikut, mari kita belajar lebih dalam … :

Saudara-saudaraku seiman yang dirahmati Allah SWT, Mohon waktu sesaat untuk merenungkan hal penting ini, sekali lagi sangat penting, berkaitan dengan perbuatan orang-orang zalim yang ingin merusak Al-Quran. 

Betapa sedihnya jika Al Quran terus dibuat permainan oleh mereka, orang-orang ” juhala bi umurid din” (orang-orang yang bodoh yang tidak tahu ruh agama Islam ini). Mereka tidak tahu hakekat mu`jizat Al Quran.
Tapi suka mengotak-atik Al Quran seenaknya sendiri. 

Allah SWT berfirman, “Maka siapakah yang yang lebih berbuat dzalim daripada orang-orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan ? Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim.” Al An`am : 133. 

Pasca kejadian WTC 11 September 2001 banyak yang mengaitkan hal itu dengan Al Quran. Mencocok-cocokkan Al Quran seenaknya dan mengatakan itu mukjizat. 

Entah perbuatan siapa ! ini? Orang-orang dzalim itu ingin semakin membuat bodoh dan membodohi umat Islam. Ingin menginjak-injak Al Quran.Bayangkan, bagaimana jika Al Quran dikatakan telah memberikan sinyalemen itu 1433 tahun yang lalu tentang kejadian itu. Terus diklaim itu mukjizat Al-Quran. Setelah diteliti ternyata salah semua. Hanya akal-akalan dan dusta belaka. Apakah itu bukan justru mengaburkan kemukjizatan Al Quran. 

Orang yang tidak pernah belajar sama sekali Ulumul Quran, tidak pernah belajar tentang I`jazul Quran akan dengan memudah membuat kedustaan dan kebohongan dengan mengatasnamakan Al Quran. 

Propaganda dusta mengatasnamakan “kemukjizatan Al Quran” dalam kejadian WTC itu hanyalah upaya musuh Islam untuk menggiring umat manusia tidak percaya kepada Al Quran. Bukan untuk mengajak meyakini
kemukjizatan Al Quran. Sebab kedustaan itu begitu jelasnya. 

Mereka menyimpulkan begini :
1. Ayat yang ke 109 dari surat Attaubah menunjukkan bangunan WTC terdiri dari 109 tingkat.
2. Pada ayat ke 109 pada surat Attaubah tsb tertulis “Jurufin Haar” menunjukkan nama jalan di Jerf Har.
3. Surat Attaubah berada dalam juz ke 11 menunjukkan tanggal hari kejadian yaitu tanggal 11
4. Surat At Taubah adalah urutan yang ke 9 menunjukkan bulan kejadian yaitu bulan ke 9.
5. Jumlah kalimat dalam surat Attaubah dari awal sampai akhir sebanyak 2001 menunjukkan tahun kejadian yaitu tahun 2001, di tempat lain mengatakan jumlah huruf dari awal surat sampai ayat 109
itu berjumlah 2001.

Jika kita sedikit teliti saja maka kesimpulan itu hanya kedustaan atas nama Al Quran. Satu saja dari kesimpulan itu salah maka kesimpulan itu hanya mengada-ada.Coba kita lihat misalnya :
1. Benarkan bangunan WTC 109 tingkat ? Tenyata tidak. Gedung WTC yang roboh itu terdiri dari 110 tingkat. Ini bukan hal yang sulit untuk dibuktikan. Datanya bisa dilihat oleh oran! g seluruh dunia. Silakan dicari di bagian search msn.com atau yahoo, cari info tentang WTC New York.
2. Benarkan di jalan Jerf Har ? Ternyata tidak. WTC itu terletak di Wall Street.
3. Kejadian pada tanggal 11, Surat At Taubah ada di juz 11 ? Hanya orang yang tidak pernah baca Al Quran yang mengatakan demikian. Jelas sekali mayoritas ayat Surat At Taubah ada di juz 10. Lebih detailnya surat
At-Taubah terdiri dari 129 ayat, yang 92 ayat ada di juz 10 dan selebihnya (37 ayat)ada di juz 11. Apakah pencocokan tanggal kejadian WTC dengan surat At-Taubat bukan sebuah kedustaan dan
“pemerkosaan” Al Quran.
4. Di ayat 109 ada kata2 jurufin har. Sudah jelas terbantah karena jalannya bulan Jerf Har tapi Wall Street. Dalam tafsir apa pun, sepanjang saya belajar di Al Azhar University, baik di tafsir Ar Razi dan lainnya, tidak ada seorang ulama pun yang memaksudkan kalimat ‘jurufin haar” itu untuk mengisyaratkan nama sebuah jalan di Amerika. Terlalu nista dan remeh Al-Quran mengisyaratkan hanya sebuah nama jalan. Maha Suci Allah dari mengisyaratkan hal-hal remeh.
5. Yang mengatakan jumlah huruf dari awal surat sampai ayat 109 berjumlah 2001. Maka itu juga dusta. Sebab baru sampai ayat 25 jumlah hurufnya sudah 2001. Juga yang mengatakan jumlah kalimatnya 2001, hanya mencocok-cocokkan saja. 

Saya tidak tahu ini kerjaan siapa. Yang jelas inilah gaya Israiliyah modern. Kerjaan orang-orang yang hanya ingin membuat bodoh umat Islam. Dan orang awam yang tidak tahu apa-apa mendengar kabar seperti itu akan sangat semangat mempropagandakan kesana-kemari. Ia makan mentah-mentah tanpa rasa curiga. Dan setelah itu jadi keyakinan dan opini masyarakat awam ternyata hanya kedustaan belaka. Mereka akan ragu pada Al Quran dan ulama. Padahal itu kerjaannya musuh Islam. Kapan umat ini tidak terus dibodohin orang? Dalam memahami Al Quran, kitab sucinya saja kok begitu mudah didustain orang. 

Sekali lagi, ikhwah wal akhawat, jangan mudah mempermainkan Al Quran. Alangkan bagusnya jika ayat 109 itu dibaca tafsirnya dipahami dengan baik isinya. Dipahami asbabun nuzulnya. Kandungannya dimasukkan ke dalam nurani untuk bekal hidup di dunia dan akhirat. Bukan malah diperkosa dengan zalim dan mempropagandakannya dengan semena-mena dan justru melecehkan kemukjizatan Al Quran. 

Sama seperti beberapa waktu yang lalu. Ada yang mengotak-atik rahasia angka 9 sebagai mukjizat Al Quran. Ternyata juga sebuah kedustaan, itu kerjaannya kaum Bahaiyah yang mengingkari risalah Muhammad saw. 

Apakah hakekat mu`jizat Al Quran itu ? Hakekat terbesar adalah bahwa Al-Quran adalah petunjuk bagi manusia untuk berjalan lurus meraih ridha Allah SWT. Siapa yang mengikuti petunjuk Al Quran akan selamat di dunia dan di akhirat akan memperolah nikmat yang tiada putusnya. Inilah mukjizat Al Quran sepanjang masa. Dan setan selalu ingin menjauhkan dari hekekat Al Quran ini diturunkan. 

Firman Allah, “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shaleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar” QS. Al Israa : 9 

Ini saja. Semoga bermanfaat. Mari hidup bersama Al Quran, memahami dan mengamalkan isi Al Quran. Dan membela Al Quran dari serangan orang ateis yang membenci Al Quran. 

Allahummarhamna bil Quran, waj`alhu lana imaman wa nuran wa hudan wa rahmah. Amin

BOIKOT produk AS yg ngebantu zionis ISRAEL


Berikut ini daftar produk AS yg mendukung zionisme Israel, yg direkomendasikan oleh para ulama untuk diboikot:
RESTORAN AS:
1.KFC
2.Arbys
3.McDonalds
4.McBurger
5.Pizza Hut
6.Chilies
7.Hardees
8.Paridies
9.Pizza Little Sitzer
10.Jack in the box
11.A&W
12.Kantez
13.Baskin Robbins
14.Wimpy
15.Dominos Pizza
16.Texas
17.Stezer
PRODUSEN AS:
1.Cocacola dan anak perusahaannya (sprite, ades, fanta, dll)
2.Pepsi dan anak perusahaannya (Mirinda, 7up, dll)
3.Produk Hanes and Crystal: mayonnaise, kecap
4.Danone (Aqua dll)
5.Nestle
6.California Garden and Warner & Lambert
7.Nike, adidas, kate, calvin klein
8.Power, union air, clifinitour, admiral, harmoni, alaska, ducan, motorola, alcatel
9.Eveready, energizer, doorsill
10.Ford, chrysler, hammer, chevrolet, puck, general electric
11.PT. Procter and Gamble (memproduksi: Head and Shoulder, Pantene, oloiez, pampers, ferry, downy, ariel, tide camay, zeset, mark factor, carmen)
12.PT. Johnson & Johnson (memproduksi: shower to shower, cream johnson, dll)
13.nectar
14.avon
15.revlon
16.gardena
17.pasta gigi corset
18.pulpen Shiver, parker, hear
19.bank america international, american express, bank of america, bank of new york
20.handphone nokia
21.carrefour, giogio armany parfum, boss, kiwi, l'oreal
22.rokok marlboro, kant, janstown, lark, merit, gold cost, carlton, LM, more.
Sampai saai ini boikot yg diserukan sama para ulama itu lumayan sukses di beberapa negara arab, bahkan di perancis. Meskipun blm total, kerugian perusahaan2 zionis itu lumayan gedhe. Paling nggak, dukungan financial ke israel agak berkurang.
Bagaimana dg kita……?
(dikutip dr buku "Palestine, emang gue pikirin")

Hukum Sepatu Berkulit Babi

Hukum Sepatu Berkulit Babi
Para ulama berbeda pendapat dalam masalah penyamakan terhadap kulit dari binatang yang sudah mati. Terdapat tujuh pendapat dalam hal ini, yaitu :
1. Madzhab Syafi’i berpendapat bahwa setiap kulit dari binatang yang sudah mati dapat disucikan dengan penyamakan kecuali kulit anjing, babi, atau binatang yang terlahir dari salah satu dari keduanya... Mereka meriwayatkan pula dari Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Masud ra.
2. Salah satu riwayat yang masyhur dari Ahmad dan juga dari Malik bahwa penyamakan tidaklah dapat mensucikan sama sekali kulit dari binatang yang telah mati. Ini juga riwayat dari Umar bin Khottob, anaknya dan Aisyah ra.
3. Auza’i, Ibnul Mubarok, Abu Tsaur, Ishaq bin Rohuyah berpendapat bahwa penyamakan dapat mensucikan setiap kulit dari binatang yang dapat dimakan saja tidak dari yang lainnya.
4. Madzhab Abu Hanifah berpendapat bahwa penyamakan dapat mensucikan seluruh kulit kecuali kulit babi.
5. Pendapat yang masyhur juga dari Malik bahwa penyamakan dapat mensucikan seluruh kulit, namun pensuciannya hanyalah pada bagian luarnya saja bukan dalamnya maka ia hanya digunakan untuk sesuatu yang padat bukan cair, sholat diatasnya bukan didalamnya.
6. Daud, Ahli Zhohir, diceritakan juga dari Abu Yusuf bahwa penyamakan dapat mensucikan seluruh kulit termasuk anjing dan babi baik bagian luar maupun dalamnya.
7. Zuhri berpendapat bahwa kulit dari binatang yang sudah mati dapat dimanfaatkan walaupun tidak disamak dan diperbolehkan menggunakannya dalam keadaan kering maupun basah, ini adalah pendapat yang aneh.. (Shohih Muslim bi Syarhin Nawawi juz IV hal 72 – 73)
Perbedaan yang terjadi dikalangan para ulama tersebut didalam masalah ini adalah adanya pertentangan diantara dalil-dalil yang berbicara tentang hal ini, yaitu :
1. Telah bercerita Ma’mar dari Zuhri dengan hadits ini dan tidak menyebutkan Maimunah dan berkata, Rasulullah saw bersabda,”Tidakkah engkau manfaatkan kulitnya?” (HR. Abu Daud)
2. Hadits yang diriwayatkan dari ‘Akim berkata,”Telah dibacakan dihadapan kami surat dari Rasulullah saw di daerah Juhainah, dan saya saat itu adalah seorang remaja, isinya; ‘Janganlah kalian memanfaatkan kulit maupun urat dari binatang yang telah mati.” (HR. Abu Daud)
3. Hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas berkata,”Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda, ”Apabila sebuah kulit sudah disamak maka ia telah suci.” (HR. Muslim)
Beberapa tanggapan terhadap dalil-dalil tersebut :
1. Terhadap hadits yang diriwayatkan dari Maimunah tersebut, Imam Nawawi mengatakan bahwa Zuhri hanya meriwayatkan, ”Tidakkah engkau memanfaatkan kulitnya.” Beliau tidak menyebutkan penyamakannya dan dijawab olehnya bahwa hadits ini bersifat mutlak, padahal ada riwayat-riwayat lainnya yang menyebutkan tentang penyamakannya, yaitu bahwa penyamakan kulit tersebut dapat mensucikannya.
2. Sedangkan terhadap hadits ‘Akim telah terjadi perbedaan pendapat para ulama dalam penggunaan hadits tersebut sebagai dalil. Sebagian ulama lebih mendahulukan hadits penyamakan terhadap hadits ‘Akim, dikarenakan hadits tentang penyamakan ini shohih artinya terhindar dari kekacauan. Mereka mengecam hadits ‘Akim karena dianggap terjadi kekacauan dalam sanadnya.
Sedangkan sebagian yang lain lebih mendahulukan hadits ‘Akim, dikarenakan para perawinya yang dapat dipercaya. Mereka mengatakan bahwa kekacauan dalam sanadnya tidaklah menghalanginya untuk dipakai sebagai dalil…
Sebagian ulama mengamalkan seluruh hadits dan mengatakan bahwa tidak ada pertentangan diantara hadits-hadits tersebut. Hadits ‘Akim menyebutkan adanya pelarangan terhadap memanfaatkan kulit dari binatang yang sudah mati. Al Ihaab disitu maksudnya kulit yang belum disamak, sebagaimana pendapat an Nadhor bin Syumail. Al Jauhari mengatakan bahwa al ihaab adalah kulit yang belum disamak, bentuk pluralnya adalah uhub. Sedangkan hadits-hadits tentang penyamakannya menunjukkan dalil untuk memnafaatkannya setelah disamak, maka tidak ada pertentangan didalamnya. (Aunul Ma’bud juz XI hal 135)
3. Adapun hadits yang ketiga tidak disangsikan lagi akan keshahihannya
Meskipun ada sabda Rasulullah saw,”Apabila sebuah kulit sudah disamak maka ia telah suci.” (HR. Muslim) diatas namun ia tidak bisa digunakan secara mutlak untuk seluruh jenis kulit dari binatang yang telah mati.
Penyamakan tetap tidak bisa mensucikan kulit anjing dan babi dikarenakan najisnya kedua binatang itu mencakup keseluruhan yang ada pada tubuhnya, termasuk kulit dan bulunya, sebagaimana pendapat jumhur ulama.
“Yang benar adalah bahwa kulit babi tidaklah dapat disucikan dengan disamak karena najisnya bukanlah pada darahnya atau pada saat dia basah akan tetapi pada dzatnya.” (Bada’iush Shona’I juz I hal 370)
Jadi menggunakan pakaian, tas maupun sepatu yang terbuat dari kulit babi bagi seorang muslim adalah tidak diperbolehkan (haram) walaupun kulit yang digunakan untuk itu sudah disamak terlebih dahulu, sebagaimana pendapat jumhur ulama diatas.
Wallahu A’lam

perkembangan islam di eropa

PERKEMBANGAN KOMUNITAS ISLAM DI EROPA.
(Oleh Gunadi – Den Haag)
Waktu berlalu dengan cepat. Tanpa terasa kita bertemu kembali dengan 1 Muharram. Jika 1 Muharram 1401 (11 November 1980) atau abad ke-15 Hijriyah yang menjadi simbol harapan renaisans Islam, maka perjalanan sang kala yang sudah memasuki seperempat abad kedua tampaknya tidak paralel dengan realitas yang menjadi indikator mutlak kebangkitan Ummah. Tetapi dalam kacamata yang relatif terhadap putaran waktu, gejala pencerahan itu mulai terasa, termasuk di kalangan minoritas Muslim terbesar di Barat yaitu di benua Eropa. Lelucon di atas barangkali bisa menjembatani realita masa lampau Islam di Eropa dengan masa kini.
 
Eropa dan Minoritas Muslim
Islam bagi Eropa bukanlah entitas baru karena pernah menjadi bagian dari benua itu khususnya di Semenanjung Iberia yang kini menjadi Spanyol dan Portugal (710-1492) hingga warga Muslim terakhir diusir dari sana tahun 1612 karena dituduh berkomplot dengan Khilafah Turki Utsmani dan dianggap sebagai Fifth Column yang subversif. Berbeda dari kasus Andalusia, enclaves Muslim pribumi (indigenous) di Semenanjung Balkan, Eropa Timur dan Tengah, Rusia, serta beberapa negara di seputar Laut Mediterrania tidak mengalami rekonquista dan inkuisisi sehingga tetap eksis.
 
Kembalinya Muslim secara besar-besaran ke Eropa (Barat) dimulai pasca Perang Dunia II. Kedatangan imigran Muslim tersebut bisa dilihat dari 2 arus utama. Pertama, sebagai tenaga kerja tamu tahun 1950-an. Ketika itu Eropa memberlakukan guest worker scheme yang banyak merekrut tenaga-kerja dari Afrika Utara dan Turki. Kebijakan ini terus berlanjut hingga tahun 1970-an. Setelah pensiun sebagian besar memutuskan menetap dan banyak pula yang mendatangkan keluarganya. Kedua, kedatangan sebagai akibat dari dekolonisasi. Ketika koloni Eropa di Asia dan Afrika merdeka tahun 1950-an, sebagian onderdaan mereka ikut pindah ke negeri bekas induk-semangnya. Prancis kedatangan Muslim dari negeri Francophone. Inggris menerima Muslim dari Anak Benua India. Selain modus di atas, jalur lain yang ditempuh imigran Muslim ke Eropa adalah karena ingin melanjutkan pendidikan, reunifikasi-keluarga, pengungsi (asielzoekers), bahkan pendatang-gelap. Tetapi modus-modus disebutkan terakhir ini tidak berperan signifikan. Kini sebagian besar Muslim di Eropa Barat merupakan generasi kedua dan ketiga dari para imigran tadi.
 
Tidak ada satu taksiran yang akurat terhadap jumlah Muslim di Eropa. Kalaupun ada, itu bagaikan “a shoot in a dark” (F. Buijs dan J. Rath, 2002). Tetapi menurut perhitungan Muslim Population Worldwide (2006), Muslim di Benua Eropa berjumlah 50,9 juta dari 729,7 juta populasi (hampir 7%) yang tersebar di 42 negara (tidak termasuk Turki). Tetapi di EU-25, jumlah Muslim sekitar 14,9 juta.
 
Beberapa Trend
Untuk memprediksi masa depan Muslim di Eropa kita perlu meninjau kecenderungan internal dan eksternalnya. Diantara trend internal tadi adalah: (1). Komunitas Muslim memiliki potensi demografis yang besar dengan indikasi laju pertambahan penduduk Muslim di Eropa cukup tinggi. Bahkan sejarawan terkemuka dari Princeton, Bernard Lewis menyatakan bahwa Eropa akan menjadi Islam—paling lambat—akhir abad ke-21. Prediksi lain menyebutkan, sebelum tahun 2050, paling tidak satu dari lima orang Eropa adalah Muslim (E. Osnos, 19/12/2004). Mantan redaktur salah satu rubrik Trouw, sebuah harian di Belanda, Ton Crijnen (1999) menyimpulkan bahwa 3-4 masyarakat asli Belanda dan Flanderen (Belgia belahan utara—penduduknya berbahasa Belanda) masuk Islam per minggu. Tahun 2001, angka natalitas di kalangan wanita Eropa Barat hanya 1,45. Sebuah penelitian memperkirakan jika angka tadi konstan dan imigrasi dibatasi, maka jumlah penduduk EU yang 377 juta itu akan tinggal separuhnya di akhir abad ini. Meskipun proyeksi-proyeksi tadi tidak otomatis menjadi self-fulfilling prophecy karena dinamika kependudukan tidak selalu berjalan linear, tetapi setidaknya menjadi ilustrasi terhadap potensi demografis tersebut. (2). Minoritas Muslim Eropa tidak monolitik. Mereka sangat beragam baik dari aspek etnisitas, fikih serta aliran. Disamping mayoritas imigran, terdapat pula penduduk asli yang Muslim. (3). Minimnya interaksi sosial dan aktivisme Muslim dalam menyelesaikan problematika sosial seperti kriminalitas, lingkungan, narkoba, institusi keluarga, dll. (4). Belum tuntasnya debat tentang integrasi. Mayoritas Muslim mendefinisikan integrasi sebagai kontribusi dan partisipasi aktif dengan tetap memelihara identitas masing-masing; sementara ada pihak yang mendefinisikan integrasi sebagai asimilasi. (5). Kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai setempat misalnya kebebasan individu, toleransi, dan sistem hukum yang mapan. (6). Munculnya gejala ekstrimitas di segelintir generasi muda Muslim yang bisa terjebak dalam tindak terorisme.
 
Disamping itu, terdapat pula beberapa trend eksternal yang signifikan: (1). Tata dunia pasca Perang Dingin seolah menempatkan Islam sebagai pengganti hantu komunisme. Aksi terorisme yang disangkakan pada beberapa individu Muslim, membawa efek buruk terhadap Muslim secara keseluruhan. (2). Kecenderungan munculnya cycle of fear yang melahirkan legislasi yang instrusif untuk menangkal teror. (3). Kebijakan imigrasi dan reunifikasi-keluarga yang ketat untuk melindungi Fortress of Europe dari serbuan imigran yang notabene banyak yang Muslim. (4). Kebijakan diskriminatif terhadap imigran khususnya dalam akses mendapatkan pendidikan dan pekerjaan. Kerusuhan di Prancis akhir 2005 adalah klimaks dari ketimpangan tersebut. (5). Untuk mengatasi kekurangan buruh, EU cenderung merekrut pekerja dari negara yang memiliki latar kultural yang sama dengan Eropa. (6). Politisi populis dan media cenderung mengeksploitasi isu-isu negatif Islam demi suara elektorat dan tiras.
 
Memprediksi Masa Depan
Merujuk ulasan di atas maka masa depan Islam di Eropa bisa diprediksi dengan indikator berikut. (1). Sejauhmana komunitas Muslim mampu menemukan solusi problematika di atas. (2). Sejauhmana resiliency dan kohesivitas internal sehingga mampu bertahan terhadap semua tekanan sekaligus serta mencari alternatif terbaik, misalnya dari segi institusionalisasi, layanan, dsb. (3). Sejauhmana komunitas Muslim mampu menjembatani dan menjalin dialog dengan komponen masyarakat yang lain serta pemerintah setempat seperti adanya media-massa sendiri (tidak dalam rangka membentuk masyarakat yang eksklusif), lobbyists dan pressure groups. (4). Sejauhmana kemampuan tokoh Islam dan ulama mencegah kecenderungan ekstrim di kalangan anak muda; mengarahkan mereka agar bersikap moderat sesuai dengan karakteristik Islam yang ummatan washatan, serta beraktivitas dalam koridor customs dan rule of laws Eropa.
 
Dalam konteks interaksi dan peran Muslim di Eropa tadi, penulis tidak sepakat dengan metafora silent revolution yang digagas Tarik Ramadan, tetapi lebih dalam kerangka melibatkan komunitas Muslim Eropa dalam sebuah rekayasa peaceful enlightenment, dalam konteks positive engagement dan civilised contribution, sesuai dengan semangat ketika kita merayakan 1 Muharram, yang kali ini sudah berada pada angka 1429 H.

PERKEMBANGAN ISLAM DI USA. 

1776- few Muslims in the U.S 
18th century- Ayuba Suleiman Diallo (1701-1773) also known as Job ben Solomon, Thomas Bluett’s Some Memories of the Life of Job 

19th century- 

1807- Umar Ibn Said- also known as Uncle Moreau and Prince Omeroh -Muslim scholar- captured during a military conflict enslaved and taken across the Atlantic Ocean to the United States. Wrote fourteen manuscripts and an autobiography (1831). Further coverage of Omar’s writings within the context of Slave Narratives and Muslim Slave Narratives can be found in Five Classic Muslim Slave Narratives by Muhammed Al-Ahari. 

1888- Alexander Russell Web- (1846-1916)- author Islam in America and two booklets about the Armenian and Turkish Wars from a Muslim point of view: The Armenian Troubles and Where the Responsibility Lies and A Few Facts About Turkey Under the Rule of Abdul Hamid II.started the organ of the American Muslim Propagation Movement called Moslem World. Main representative for Islam at the  

1893 World Parliament of Religions in Chicago. He started study circles, i.e. in Chicago, Washington, D.C., Newark, Manhattan, Kansas City, Philadelphia, Pittsburgh, and Cleveland. They were named Mecca Study Circle No. I (NYC), Koran Study Circle, Capital Study Circle No. 4, etc. He was appointed the Honorary Turkish Consul in New York by Sultan Abdul Hamid II. 

1893- Muslim migration to the U.S 

20th Century 

1907- Immigrants from Poland, Russia, and Lithuania found the first Muslim organization in New York City 

1913 Noble Drew Ali (1886–1929) Moorish Science Temple of America, teaching the  
faith to African–Americans 

1915- The first mosque, founded by Albanian Muslims is established in an older building that was not built to be a mosque.  

1920- Ahmadiyyah Movement from India, which was active in publishing tracts and English translations of the Qur’an and in helping African–American converts learn Arabic. 
Shaykh Daoud Ahmed Faisal- Islamic Mission of America- New York City- literature including Sahabiyat, a Muslim journal for women 
Shaykh Daoud’ s wife, “Mother” Khadijah Faisal- president of the Muslim Ladies Cultural Society 

1930-Wallace D. Fard - Detroit - preaching black nationalism and Islamic faith. Fard founded the Nation of Islam there in the same year. 

1934-Elijah Muhammad, (1897-1975) African–Americans became “Black Muslims,” calling themselves the Nation of Islam. 

1935 The first building built specifically to be a mosque is established in Cedar Rapids, Iowa.  

1950- Ascendency of Nation of Islam  

1956- Arrival of more than one million Muslims in the United States after the American immigration laws were reformed 

1962- Darul Islam, founded in Brooklyn, New York- largest and most influential community of African-American Sunni Muslims. Darul Islam is a private decentralized community, which did not allow immigrants in its midst until the mid- 

1970s. 

1960’s- Hanafi Madhhab Center, founded by Hammad Abdul Khalis- African-American Sunni group that made headlines in the 1970s because of its conversion of the basketball star, Kareem Abdul Jabbar, and the assassination of Khalis’ family in their Washington D.C. headquarters. 
 
1964- Malcolm X- Muslim Mosque, Inc. in New York City 

1975- Warith Deen Muhammad- son of Elijah Muhammad - Supreme Minister of the Nation of Islam after his father’s death- mandated sweeping changes called the “Second Resurrection” of African Americans- refuted the Nation of Islam’s racial-separatist teachings, community’s mission was directed not only at black Americans, but at the entire American environment, 1976- renamed the Nation of Islam the “World Community of Al-Islam in the West” 1980- renamed to “American Muslim Mission” 1990-renamed to Muslim American Community”. Warith Deen Mohammed’s positive relationships with immigrant Muslims, the world of Islam, and the American government are important developments in the history of mainstream Islam in the United States. Cassius Clay- Muhammand Ali- World Heavyweight Boxing Championship (3 times) Career 1960-1980. Converted to Sunni Islam in 1975. Following his ascension to champion, he also became famous for other reasons: He revealed that he was a member of the Nation of Islam (often called the Black Muslims at the time) and Malcolm X provided Clay with the name Cassius X. March 6, 1964, Malcolm X took Clay on a guided tour of the United Nations building (for a second time). Malcolm X announced that Clay would be granted his “X.” That same night, Elijah Muhammad recorded a statement over the phone to be played over the radio that Clay would be renamed Muhammad (one who is worthy of praise) Ali (fourth rightly guided caliph). This caused much controversy in the United States.  
 
Minister Louis Farrakhan, current leader of the Nation of Islam- organized the Million Man March in 1995

kebohongan yahudi dan eropa

Direktur Adelaide Institute di Australia, Fredrick Toben meyakini bahwa Israel diciptakan atas dasar mitos Holocaust. Pada tanggal 19 Desember, Mehr News Agency melakukan wawancara dengan Toben untuk menanyakan mengapa negara-negara Barat begitu marah ketika Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad yang mengatakan bahwa Holocaust hanya mitos. Apa jawaban Toben tentang hal ini, berikut petikan wawancaranya yang dimuat oleh situs tehrantimes, Kamis (29/12); Presiden Iran mengatakan bahwa ia berfikir Holocaust hanya sebuah mitos dan tapi beberapa negara Eropa bersikeras menyatakan bahwa jutaan warga Yahudi tak berdosa dibunuh oleh Hitler pada Perang Dunia II. Untuk itu ia menanyakan mengapa Eropa tidak memberikan sebagian wilayahnya untuk bangsa Yahudi, jika memang keyakinan orang-orang Eropa itu benar. Bagaimana pandangan anda tentang hal ini?

Holocaust adalah sebuah kebohongan karena tak satupun dari tiga pilar utama yang bisa mendukung keyakinan itu secara faktual benar atau terbukti. 

Pertama, soal Jerman-Hitler yang secara sistematis memusnahkan Yahudi Eropa. Tidak ada bukti yang kuat untuk klaim ini, yang ada adalah perpindahan orang-orang Yahudi. Bersama-sama dengan Yahudi Zionis, Yahudi Jerman tiba di Palestina dengan harta benda mereka. Yahudi lainnya pindah ke luar wilayah Jerman dan Auschwitz adalah sebuah kamp tempat transit.

Kedua, soal pembunuhan besar-besaran yang dilakukan di kamar-kamar eksekusi dengan menggunakan gas kimia. Secara teknis, hal itu tidak mungkin terjadi karena bisa anda coba berapa lama waktu yang dibutuhkan, misalnya untuk membunuh satu juta orang --jumlah yang sama dengan penduduk Adelaide-- tanpa seorangpun yang menemukan tentang hal itu. (Dalam hal ini ia membandingkan kebohongan Bush tentang invasi ke Irak) Dunia dengan cepat tahu bahwa Presiden Bush berbohong tentang senjata pemusnah massal di Irak-kebohongan itu bahkan tidak berakhir dalam satu tahun.

Ketiga, katanya ada 6 juta Yahudi yang dibunuh-angka ini cuma dongengan-dan meskipun pada satu waktu jumlah Yahudi yang dibunuh di Auschwitz diklaim sebanyak 4 juta orang, kemudian turun menjadi 1-1,5 juta dan sekarang malah disebut sekitar 500 ribu orang, tapi angka 6 juta masih tetap diyakini. Mengapa?

Setiap orang mempertanyakan tiga poin tadi sekarang dipenjarakan-dan para Revisionis harus harus menanyakan tiga pertanyaan tadi jika mereka mau mengetahui fakta sebenarnya tentang kisah Holocaust.

Jika mereka benar, tentu saja mereka bisa membuktikannya sebagai fakta sejarah. Tapi, mengapa mereka selalu menghindari diskusi tentang Holocaust?

Dunia internasional marah pada kata-kata Presiden Iran yang secara jelas mengungkapkan pandangannya bahwa paska Perang Dunia dua tatanan kekuatan dunia sama-sama terperangkap oleh mitos Holocaust. Anda memulainya dengan menyatakan sebuah fakta bahwa Yahudi dipindahkan ke luar Eropa. Kemudian anda melebih-lebihkan penderitaan mereka saat pemindahan itu pada orang-orang Yahudi-dan tak seorangpun yang membantahnya. Kemudian sebuah kebohongan diciptakan bahwa orang-orang Yahudi di-gas karena Hitler membenci mereka.

Perang Dunia II lebih dari hanya seorang Hitler dan orang Yahudi. Hitler memutus ekonomi Jerman dari para predator internasional yang menganut kapitalisme-dan melakukan barter secara bebas antar negara yang menolak untuk masuk perangkap utang yang utamanya dikendalikan oleh lembaga keuangan internasional Yahudi.

Karena Holocaust adalah kebohongan, maka harus dilindungi secara legal. Reaksi histeris para pemimpin dunia mengindikasikan bahwa Zionis memiliki kekuatan baik secara individual maupun di pemerintahan-pemerintahan. Holocaust pun menjadi semacam agama. Di negara-negara Eropa anda boleh mengkritik atau menghina Yesus, Bunda Maria dan sebagainya, tapi anda tidak boleh mengkritisi Yahudi dan 'Holocaust' nya itu.

Gemar Rudolf telah menulis laporan yang pasti dalam The Rudolf Report. Isinya menyangkal klaim bahwa pembunuhan dengan gas itu terjadi di Auschwitz. Beberapa orang lainnya juga sudah menerbitkan laporan serupa. Fritjof Meyer- dari kelompok sayap kiri di Jerman- menyatakan bahwa Auschwitz itu sendiri bukan sebuah kamp pembunuhan atau peng-gas-an, tapi pembunuhan dengan menggunakan gas beracun itu terjadi di dua rumah di tanah pertanian di luar kamp Auschwitz-Birkenau. Sampai detik ini, tidak seorangpun yang menemukan sisa-sisa rumah di tanah pertanian itu.

Mengapa Holocaust menjadi semacam dogma sementara pembunuhan massal lainnya yang terjadi di berbagai belahan dunia tidak terlalu mendapat perhatian?

Presiden Iran benar dengan apa yang dikatakannya-kebencian terhadap nya dan kata-katanya mengindikasikan betapa pernyataannya memiliki kekuatan, dunia mendengarkannya. Kenapa? Karena Holocaust menjadi pembenaran tindakan Yahudi terhadap rakyat Palestina. Tanpa Holocaust, tidak ada alasan bagi Yahudi untuk melakukan pembersihan etnis di Palestina. Maka negara Zionis Israel, yang dikenal sebagai koloni Eropa, terus melakukan kebijakan rasis terhadap bangsa Palestina. Karena negara Yahudi sekarang terjadi dari Yahudi Eropa masa lalu yang diklaim mengalami 'Holocaust', adalah sebuah kebohongan. Maka, Israel dibangun atas dasar sebuah kebohongan.

Mengapa para revisionis dilarang mendiskusikan Holocaust dan mengapa mereka yang mengungkapkan keraguannya terhadap Holocaust diperlakukan seperti yang melakukan bid'ah?

Sekutu yang terdiri dari Inggris, AS, Rusia, Inggris dan Perancis menjadi kontrol kekuatan Jerman di Eropa melalui mitos Holocaust. Keinginan Jerman untuk menjadi yang dominan di Eropa berhasil dikendalikan negara persekutuan itu. Pemusnahan bangsa Jerman dari Jerman berlanjut karena mereka merasa Jerman seiring dengan Nazi dan mereka yang tidak percaya akan Holocaust.

Kebijakan itu untuk membasmi orang Jerman sebagai sebuah etnis di negara Jerman. Banyak orang Jerman yang melihat ini sebagai Holocaust orang Jerman yang dilakukan dengan dalih multikulturalisme di mana orang-orang Jerman digantikan oleh orang-orang dari seluruh belahan dunia. Orang Jerman bukan lagi tuan rumah di negerinya sendiri. Ini sama dengan jika warga Kurdi dan Turkiyang datang ke Iran berhasil mengambil alih pemerintahan.

Revisionis adalah orang-orang yang pariotis yang mencintai negara mereka-seperti orang Iran mencintai negara Iran.

Sebagai orang Australia, anda dipenjara di Jerman. Apa alasannya?

Pada tahun 1997, saya melakukan riset tentang Holocaust dengan mendatangi sejumlah jaksa dan hakim di Jerman. Saya melakukan perjalanan lagi ke Jerman pada 1999 dan pada saat ini jaksa yang sama yang saya kunjungi pada tahun 1997 menangkap saya. Saya dipenjara selama 7 bulan di Mannheim. IRIB ikut berperan dalam hukuman penjara saya. Ketika saya bebas pada tanggal 11 November 1999, saya berkunjung ke Iran selama satu minggu. Sambutannya baik. Itulah sebabnya saya datang lagi ke Iran untuk mengikuti Kongres Intifada pada 2001dan 2003. Iran adalah satu-satunya negara di mana rakyatnya tahu bahwa Holocaust adalah isapan jempol belaka.

Yang menjadi masalah bagi hukum Jerman adalah, jika anda mempertahankan diri anda menentang Holocaust dengan informasi-informasi yang faktual, itu dianggap sebagai bukti bahwa anda melakukan bid'ah dan anda dianggap memiliki 'banyak energi kriminal.' Ketika anda sudah di pengadilan, itu sudah cukup membuktikan anda bersalah. Semakin anda membela diri, hukumannya makin berat, itulah sebabnya saya memilih diam di pengadilan. Dan tahun lalu, tanggal 8 November 2004, saya diajukan ke pengadilan lagi di Mannheim. Untungnya saya ada di Australia dan saya dilarang masuk ke Jerman karena saya dinyatakan sebagai orang yang tidak diinginkan. Jadi, kalau saya pergi memenuhi panggilan pengadilan, saya akan ditangkap di perbatasan Jerman, lalu diadili dan jika saya membela diri, itu hanya akan menambah tuntutan kesalahan saya, akan lebih buruk buat saya. Saya lalu bertanya pada hakim apa yang harus saya lakukan, sampai sekarang tidak ada jawabannya.

Sekarang, perkembangan terbaru dimainkan oleh Horst Mahler. Ia menantang, jika Holocaust itu benar, maka harus dibuktikan di pengadilan. Mahler adalah salah seorang yang menyangkal Holocaust, di Jerman penentangan itu dianggap sebagai hasutan dan bisa terkena tuduhan pelanggaran rasial. Mahler mendasari keyakinannya pada buku Germar Rudolf dan kuliah-kuliah tentang Holocaust, yang menjadi argumennya bahwa aparat hukum Jerman harus membuka dirinya untuk informasi baru tentang periode sejarah yang disebut Holocaust.

Kontroversi ini juga menimbulkan masalah negara Jerman dengan Turki, ketika Jerman menuntut seorang penulis Turki yang dengan berani mengungkapkan tentang Armenian 'Holocaust', sebagai sebutan atas peristiwa pembantaian di Turki.

Catatan:

Dr Fredrick Toben, asli Jerman tapi dibesarkan di Australia dan menjadi warga negara Australia. Ia mampu berbahasa Inggris dan Jerman. Ia memiliki minat untuk membebaskan orang-orang Jermandari sikap anti rasis terhadap Jerman akibat legenda Holocaust. Awalnya ia mengedir jurnal-jurnal revisionis yang disebut Truth Mission yang kemudian diganti namanya menjadi Adelaide Institute Newsletter. Toben kemudian memperluasnya dengan membuat situs untuk para revisionis. Dia secara pribadi juga sudah mengunjungi Auschwitz dan liang-liang yang ada di bawah kamar-kamar yang diduga digunakan sebagai kamar gas. Di sana, ia tidak menemukan empat lubang di atap yang disebut-sebut untuk mengalirkan gas ke dalam ruangan. Toben juga kerap melakukan dialog secara teratur dengan para ahli 'pemusnahan' etnis. (ln/tehrantimes/Eramuslim)

Jumat, 02 Januari 2009

kebohongan terbesar yahudi

Mengungkap “Industri Kebohongan” bernama Holocaust, Dari cerita sejarah, Holocaust kemudian lahir menjadi ‘indutri politik’ dan menjadi pemeras dolar.

Selain Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, belum pernah ada tokoh di dunia yang berani secara terang-terangan mengatakan keberadaan holocaust hanya sekedar mitos. Sebab, bagi banyak orang, khususnya di Barat dan Eropa, menolak keyakinan keberadaan Holoucaust bisa dianggap sebagai ‘anti semit’ dan sebuah pelanggaran tidak sepele.

Holocaust, yang diklaim kaum Yahudi sebagai peristiwa pembantaian oleh Nazi Jerman di bawah Adof Hitler di masa Perang Dunia II - kaum Yahudi juga menyebutnya sebagai ‘the final solution - dan dianggap menyebabkan lebih dari enam juta kaum Yahudi ‘dibantai’ di ruang gas di kamp-kamp Auschwitz tak lain hanyalah ‘kebohongan’ tergorganisir dan tercanggih di abad ini.

Kecuali orang tidak waras, bagi kebanyakan orang normal, meyakini lebih dari enam juta kaum Yahudi disiksa dan dibantai adalah sulit dinalar. Bagi yang percaya propaganda murahan seperti ini, membantai jutaan orang - secara matematis membutuhkan 137 orang perjam-nya untuk dibantai - adalah omong kosong yang tak bermutu. Sebab, selama Perang Dunia II, hanya ada segelintir kamp-kamp di Jerman. Selain itu, kota Austchwitz adalah kota kecil. Seharusnya Jerman harus menyediakan ratusan kamp di kota kecil itu.

Bahkan selama 6 hari pada Oktober 1999, sebuah tim Australia yang dipimpin oleh Richard Krege - seorang insinyur elektronik terkemuka - melakukan pengujian terhadap tanah pada bekas kamp Treblinka II di Polandia, di mana para sejarawan Holocaust meyakini jutaan orang Yahudi dibunuh di kamar gas kemudian dikubur secara massal, tak mendapatkan bukti apapun, kecuali kebohongan.

Untuk yakin bahwa jumlah Yahudi di Eropa selama 60 tahun lalu melebih enam juta jiwa (sedangkan saat ini jumlah keseluruhan populasi hanya berkisar 20 juta jiwa) diperkirakan hanya bisa diwakili orang-orang yang ‘tidak sehat’ berfikir.

Lantas bagaimana bisa cerita lelucon ini bisa “menyihir” jutaan orang dan Negara-negara besar di Barat dan Eropa? Panjang ceritanya. Lagi-lagi, tak jauh dari ‘teori konspirasi’ (meski hal-hal seperti ini sering dianggap isapan jempol semata).

Sejak mendirikan negara tahun 1948 dengan merampas tanah Palestina, Israel tidak begiku dianggap penting di dunia. Bahkan ketika Israel ikut bersekutu dengan Perancis dan Inggris menyerang Mesir tahun 1956 yang membuat semenanjung Sinai jatuh, Israel tetap tak dianggap berarti.

Bahkan Amerika Serikat (AS) kala itu lebih memilih “Negara Arab” untuk menjaga hubungannya karena dianggap lebih menguntungkan secara politis di masa depan.

Yahudi - dalam hal ini Holocoust - tiba-tiba dianggap begitu penting bagi pemerintahan Amerika khususnya, setelah ia berubah menjadi 'industri politik' yang digunakan untuk memeras dolar.

Sampai-sampai banyak warga Amerika yang lebih mengenal Holocaust dibanding sejarah penting mereka sendiri seperti peristiwa Pearl Harbor, di mana sejarah jatuhnya bom atom oleh Jepang. Bahkan hingga hari ini, tak ada penghargaan lebih tinggi melebihi Holocaust di Amerika Serikat (AS).

Begitu dahsyatnya “sihir” Holocaust, sampai-sampai bagi yang tak mengakui - termasuk yang menolak dan mengingkarinya - harus berhadapan dengan penjara. Tak kurang dari beberapa ilmuwan penting seperti; Robert Faurisson, Profesor Roger Garaudy (Perancis), David Irving (Inggris), Ernest Zandel (Kanada), Gatsom Amadeus (Swiss), George Ashley (AS), Dr. Joel Heyward (New Zealand), kesemuanya harus menjalani hukuman atas keberanian mereka menentang fakta adanya “kebohongan” Holocaust.

Norman G. Finkelstein pernah membuktikan kebenaran skandal bernama Holocaust. Sebuah fakta sejarah yang tiba-tiba berubah menjadi “industri politik” dan bisa memeras berbagai negara, terutama Amerika Serikat. Termasuk pemerasan bank-bank Swiss. Sang penulis, Norman G. Finkelstein - yang mengalami sendiri peristiwa itu, karena berdarah Yahudi - membuktikan banyak kebohongan yang kini terus-menerus dipaksakan ke seluruh penjuru dunia.

Sebagaimana kata koran The Times, “Buku ini meneriakkan skandal. Ini adalah sebuah polemik yang disuarakan dengan keras.”

By: Cholis Akbar (www.hidayatullah.com, Senin, 02 Oktober 2006).

israel biadab



Lebih dari 54 warga sipil, termasuk sedikitnya 34 anak-anak, meninggal akibat serangan udara militer Israel terhadap desa Qana, Libanon.

Beberapa keluarga yang kehilangan tempat tinggal berlindung di ruang bawah tanah di sebuah rumah di Qana. Rumah itu hancur akibat terkena tembakan langsung pesawat Israel.

Perdana Menteri Libanon Fouad Siniora mengutuk "para penjahat perang Israel" dan membatalkan pembicaraan dengan Menlu Amerika Serikat Condoleeza Rice.

Israel mengatakan menyesalkan insiden itu, tapi menambahkan warga sipil telah diperingatkan agar meninggalkan wilayah tersebut.

Perdana Menteri Israel Ehud Olmert mengatakan, Israel akan terus bertindak tanpa ragu-ragu terhadap Hizbullah" yang menemabkkan roket ke Israel dari Libanon selatan.

Olmert dilaporkan telah memberitahu Menlu AS Rice bahwa Israel memerlukan 10-14 hari lagi untuk melanjutkan serangannya.

Militer Israel telah meminta tim peninjau PBB di Libanon selatan agar mengosongkan dua desa lain, Ramyah dan Ayta ash-Shab -- sebelum matahari tenggelam, tapi mereka tidak sanggup memenuhi permintaan Israel itu, kata Sekjen PBB Koffi Annan.

Serangan dikutuk

Ratusan pengunjukrasa Libanon melancarkan unjukrasa yang diwarnai tindak kekerasan, mengobrak-abrik markas PBB di Beirut seraya memekikka yel-yel mengecam Amerika dan Israel dan sebaliknya mendukung militan Hizbullah.

Beberapa negara mengutuk serangan itu dan kembali menyerukan gencatan senjata dilakukan.

Israel dan Amerika Serikat menentang gencatan senjata dalam konflik ini.

Dalam pertemuan di Dewan Keamanan PBB, Sekjen Kofi Annan mendesak para anggotanya agar mengutuk keras serangan Qana dan menyisihkan perbedaan pendapat demi menyerukan gencatan senjata segera.

Perdana Menteri Inggris Tony Blair hari Minggu mengatakan, situasi tidak bisa dibiarkan dan semua permusuhan harus dihentikan begitu resolusi PBB diterima.

Menteri kesehatan Libanon kini mengumumkan sekitar 750 warganya, kebanyakan warga sipil, terbunuh oleh aksi Israel di Libanon sejak Israel melancarkan operasi militer 19 hari lalu.

Hizbullah bersumpah untuk membalas setelah serangan maut di Qana. Sejumlah roket Katyusha mengenai kota perbatasan Kiryat Shemona hari Minggu, mencederai sejumlah orang dalam peristiwa yang digambarkan warga sebagai hari paling mengerikan sejauh ini.

Sebanyak 51 warga Israel tewas, termasuk sedikitnya 18 warga sipil, terbunuh dalam konflik, yang dipicu oleh ditawannya dua serdadu Israel oleh Hizbullah 12 Juli.

Pemboman gencar

Saksi mata mengatakan, serangan pagi hari itu mengenai gedung tiga lantai, tempat beberapa keluarga berlindung di basemen dan menghancurkan bangunan hingga menjadi lubang menganga.

Seorang pengungsi yang selamat mengatakan "pemboman begitu gencar sehingga tidak orang yang sanggup bergerak".

Orang tua dan anak-anak termasuk mereka yang terbunuh dalam serangan Israel, yang menimbulkan kehancuran ke hamparan wilayah yang luas.

Para wartawan menuturkan bagaimana korban selamat berteriak-teriak penuh kepedihan dan kegeraman, sebagaian di antara berusaha menyisihkan puing-puing dengan tangan telanjang.
"Kami ingin menghentikan ini," teriak seorang warga desa.

"Semoga Allah mengasihi anak-anak itu. Mereka datang kemarin untuk mengungsi dari pertempuran," katanya.

Banyak orang yang ingin memberikan pertolongan mengaku tidak kuasa menghadapi dampak serangan.

Wartawan kami melihat seorang petugas Palang merah terduduk di bawah terik matahari menangis karena tidak kuasa mengendalikan perasaan.

Israel mengatakan, kelompok militan Syiah bertanggungjawab atas serangan Qana, sebab kelompok itu mempergunakan kota itu untuk menembakkan roket.

Wartawan BBC Jim Muri di Qana melaporkan, banyak warga tidak memiliki sarana atau terlalu takut untuk mengungsi.

'Kejahatan keji'

Perdana Menteri Libanon Fouad Siniora mengutuk "kejahatan keci terhadap warga sipil" yang dilakukan Israel, dan mengatakan, "tidak ada ruang pada pagi duka ini" untuk pembicaraan sampai Israel menghentikan serangan.
 



Dia menyerukan "gencatan senjata segera, tanpa syarat", dan memuji militan Hizbullah yang "mengorbankan nyawa bagi kemerdekaan Libanon".

Menlu AS Condoleez Rice mengatakan, dia "sangat sedih oleh hilangnya nyawa orang tidak bersalah secara mengerikan".

"Kami juga mendorong segera diakhirinya permusuhan, tapi pandangan berbagai pihak mengenai cara mencapai ini berbeda," katanya.

Para pejabat AS mengatakan, Rice kembali ke Washington hari Seni untuk mulai merancang resolusi PBB yang bertujuan menghentikan pertempuran.

Para wartawan mengatakan, kota Qana menyimpan bagi kenangan pedih bagi warga Libanon.

Qana adalah lokasi pangkalan PBB yang dibom Israel tahun 1996 yang menewaskan lebih dari 100 orang yang berlindung di tempat itu di tengah kecamuk serangan operasi "Grapes of Wrath" Israel, yang juga bertujuan untuk menghancurkan milisi Hizbullah.